Posts

Showing posts from December, 2023

Artikel Terbaru

Ciri-ciri dan pencegahan Campak pada anak

Sebagai seorang ibu muda, tidak ada yang lebih bikin hati deg-degan selain melihat anak tiba-tiba demam tinggi, rewel, lalu muncul ruam merah di tubuhnya. Pikiran langsung ke mana-mana, apalagi kalau ini pertama kalinya terjadi. Salah satu penyakit yang sering bikin orang tua panik adalah Campak. Tapi tenang ya, Bun… dengan mengenali ciri-cirinya sejak awal, kita bisa lebih sigap dalam menangani si kecil.  Ciri-Ciri Campak pada Anak Campak bukan sekadar ruam biasa. Penyakit ini biasanya muncul dengan beberapa tanda khas yang bisa kita perhatikan di rumah. Berikut ciri-cirinya: 1. Demam Tinggi Mendadak Biasanya, gejala pertama adalah demam tinggi, bisa mencapai 38–40°C. Anak jadi lemas, tidak aktif seperti biasanya, dan lebih sering minta digendong. 2. Batuk, Pilek, dan Mata Merah Anak terlihat seperti flu berat. Hidung berair, batuk terus-menerus, dan matanya tampak merah serta berair. Kadang anak juga jadi sensitif terhadap cahaya. 3. Muncul Bintik Putih di Mulut Beberapa hari seb...

Google

10 jenis rumput yang bisa kita masak sebagai sayuran

Image
Rumput mungkin bukan makanan yang biasa kita konsumsi, tetapi ternyata ada beberapa jenis rumput yang bisa kita olah menjadi sayuran lezat dan bergizi. Rumput mengandung banyak serat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang baik untuk kesehatan. Berikut adalah 10 jenis rumput yang bisa kita masak sebagai sayuran: 1. Rumput gandum (wheatgrass).  rumput gandum bisa untuk kesehatan Rumput ini biasanya dijadikan jus atau smoothie, tetapi juga bisa dimasak sebagai sayuran. Rumput gandum memiliki rasa manis dan segar, serta kaya akan klorofil, vitamin A, C, E, K, dan B, zat besi, kalsium, magnesium, dan asam amino. Rumput gandum bisa direbus, dikukus, atau ditumis dengan bumbu-bumbu seperti bawang putih, jahe, dan kecap. 2. Rumput liar (dandelion).  rumput dandelion Rumput ini sering dianggap sebagai gulma, tetapi sebenarnya memiliki banyak manfaat kesehatan. Rumput liar mengandung vitamin A, C, K, dan B6, kalsium, zat besi, kalium, dan antioksidan. Rumput liar bisa dimakan mentah se...

10 cara mengajarkan soal nominal uang kepada anak kita sejak dini

Image
Uang adalah salah satu hal yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Namun, banyak orang dewasa yang tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan keuangan yang baik. Oleh karena itu, penting bagi kita sebagai orang tua untuk mengajarkan soal nominal uang kepada anak kita sejak dini. Berikut adalah 10 cara yang bisa kita lakukan untuk membantu anak kita memahami nilai uang dan menggunakannya dengan bijak. 1. Berikan uang saku atau jajan kepada anak kita secara rutin dan konsisten. Ini akan membantu mereka belajar mengatur pengeluaran dan menabung sesuai dengan kebutuhan dan keinginan mereka. 2. Ajak anak kita berbelanja bersama dan minta mereka untuk memilih barang yang ingin mereka beli dengan uang saku mereka. Tunjukkan kepada mereka perbedaan antara barang yang mahal dan murah, serta barang yang berkualitas dan tidak. 3. Ajarkan anak kita tentang konsep uang kertas dan uang logam, serta nilai nominalnya. Misalnya, jelaskan bahwa uang kertas 100 ribu rupiah sama dengan 10 lembar uang k...

10 makanan yang di berikan kepada bayi yang sebenarnya bukan untuk bayi

Image
Bayi membutuhkan nutrisi yang sesuai dengan tahap perkembangan mereka. Namun, terkadang orang tua tidak menyadari bahwa ada beberapa makanan yang sebaiknya tidak diberikan kepada bayi karena dapat menimbulkan risiko kesehatan. Berikut adalah 10 makanan yang di berikan kepada bayi yang sebenarnya bukan untuk bayi. 1. Madu Madu tidak bagus untuk bayi Madu mengandung bakteri Clostridium botulinum yang dapat menyebabkan botulisme, yaitu keracunan makanan yang serius dan berpotensi fatal. Botulisme dapat menyerang sistem saraf bayi dan menyebabkan kelumpuhan otot, kesulitan bernapas, dan bahkan kematian. Madu sebaiknya tidak diberikan kepada bayi di bawah usia satu tahun. 2. Susu sapi susu sapi tidak cocok untuk bayi Susu sapi mengandung protein, lemak, dan mineral yang terlalu tinggi untuk bayi. Susu sapi juga dapat menyebabkan alergi, intoleransi laktosa, anemia, atau gangguan pencernaan pada bayi. Susu sapi sebaiknya tidak diberikan kepada bayi di bawah usia satu tahun. 3. Garam garam ti...

In feed