Artikel Terbaru

Ciri-ciri dan pencegahan Campak pada anak

Sebagai seorang ibu muda, tidak ada yang lebih bikin hati deg-degan selain melihat anak tiba-tiba demam tinggi, rewel, lalu muncul ruam merah di tubuhnya. Pikiran langsung ke mana-mana, apalagi kalau ini pertama kalinya terjadi. Salah satu penyakit yang sering bikin orang tua panik adalah Campak. Tapi tenang ya, Bun… dengan mengenali ciri-cirinya sejak awal, kita bisa lebih sigap dalam menangani si kecil.  Ciri-Ciri Campak pada Anak Campak bukan sekadar ruam biasa. Penyakit ini biasanya muncul dengan beberapa tanda khas yang bisa kita perhatikan di rumah. Berikut ciri-cirinya: 1. Demam Tinggi Mendadak Biasanya, gejala pertama adalah demam tinggi, bisa mencapai 38–40°C. Anak jadi lemas, tidak aktif seperti biasanya, dan lebih sering minta digendong. 2. Batuk, Pilek, dan Mata Merah Anak terlihat seperti flu berat. Hidung berair, batuk terus-menerus, dan matanya tampak merah serta berair. Kadang anak juga jadi sensitif terhadap cahaya. 3. Muncul Bintik Putih di Mulut Beberapa hari seb...

Google

Bolehkah MPASI menggunakan santan? Yuk kenali manfaat MPASI menggunakan santan asli.

 manfaat MPASI menggunakan santan asli.
Mmanfaat MPASI menggunakan santan asli.
Memasuki usia 6 bulan,si Kecil biasanya sudah mulai bisa diperkenalkan dengan makanan padat pendamping ASI / MPASI agar bayi sehat. Pemberian MPASI ini sewajarnya dilakukan secara bertahap agar sistem pencernaan si Kecil dapat beradaptasi dengan baik. Dalam memilih menu MPASI, Mom harus berhati-hati agar pencernaan si Kecil tak terganggu. Nah, salah satu menu MPASI yang dapat Mom berikan padanya setelah ia menginjak usia sembilan bulan adalah santan.Ternyata, santan murni (bukan santan kemasan) memiliki manfaat yang cukup banyak sebagai menu MPASI lho,Mom.

1. Meningkatkan perkembangan otak anak
Santan mengandung Asam Lemak Omega-3 yang dapat membantu meningkatkan perkembangan otak si Kecil. Hal ini dapat membantu meningkatkan daya tangkapnya sekaligus menunjang proses tumbuh kembangnya agar semakin maksimal. Saat memberikan santan untuk si Kecil, imbangi juga dengan makanan lain seperti sayur-sayuran sehingga asupan gizinya tetap lengkap dan kesehatan anak tetap terjaga.

2. Melancarkan metabolisme tubuh
Manfaat lain yang ada di dalam santan adalah untuk melancarkan metabolisme tubuh. Santan mengandung lemak alami yang dapat memicu sistem organ tubuh bekerja lebih optimal sehingga mampu melancarkan proses pencernaan dalam tubuh si Kecil.

3. Membantu proses penyerapan vitamin
Selain itu, kandungan lemak alami dalam santan juga dapat mengoptimalkan penyerapan berbagai jenis vitamin yang diperlukan oleh si Kecil untuk tumbuh dan berkembang menjadi bayi sehat. Vitamin seperti Vitamin A, D, E, dan K merupakan beberapa vitamin penting yang mampu diserap dengan baik oleh tubuh berkat lemak alami yang terkandung dalam santan.

4. Sumber lemak alami
Lemak alami merupakan salah satu kandungan terbanyak pada santan. Mengingat sifatnya yang alami, lemak ini dapat bermanfaat sebagai sumber kalori yang dibutuhkan oleh si Kecil pada masa pertumbuhannya. Tak hanya itu, lemak alami dalam santan termasuk lemak yang mudah untuk dicerna oleh anak di bawah 1 tahun,sehingga baik untuk sumber energinya. Meski demikian,kandungan lemak dalam santan baru dapat secara sempurna diserap oleh si kecil ketika ia berusia 9 bulan

5. Mengoptimalkan sistem organ pada bayi
Manfaat santan lain adalah sebagai penunjang pembentukan sistem organ dalam tubuh si Kecil. Organ-organ vital dalam tubuh seperti ginjal, hati, kelenjar adrenalin, plasma darah, hingga empedu, dapat berkembang dengan lebih optimal berkat bantuan lemak alami yang terkandung dalam santan sebagai makanan bayi sehat.

6. Meningkatkan nafsu makan
Santan juga memiliki manfaat lain yakni meningkatkan nafsu makan si Kecil. Lemak pada santan, dapat memberikan rasa sedap pada setiap masakan. Bila MPASI diberikan santan murni, rasa pada makanan akan terasa lebih gurih dan membuat si Kecil jadi lebih lahap saat menyantapnya. Namun, hindari terlalu banyak mencampurkan santan pada menu MPASI si Kecil ya, Mom. Ini disebabkan oleh santan memiliki lemak yang cukup tinggi sehingga jika dikonsumsi terlalu banyak dapat berisiko mengakibatkan obesitas. Sebagai perbandingan, jika Mom biasanya menambahkan dua sendok makan ASI ke dalam menu MPASI si Kecil, Mom bisa menggantikannya dengan satu sendok makan santan di menu MPASInya. Di tahap awal, hal ini bisa Mom lakukan dua minggu sekali.

Pemilihan makanan yang tepat adalah kunci tumbuh kembang yang semakin optimal. Nah, sebelum memberikan santan sebagai salah satu campuran menu MPASI untuk si Kecil, saya tetap menyarankan kepada Mom untuk melakukan konsultasi kesehatan anak ya, Mom. Pasalnya, santan merupakan salah satu bahan makanan yang dapat menimbulkan risiko gangguan kesehatan apabila tidak diberikan dengan tepat.

Oleh sebab itu, berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anak atau ahli gizi agar pemenuhan nutrisi si Kecil tetap opimal dan bayi sehat.

Sumber : fp nutrisi anak sehat ceria

Tonton juga :
youtube image
 

Comments

In feed

Popular posts from this blog

20 Nama Bayi Buddhis yang Damai dan Penuh Berkah untuk Si Kecil Lahir Hari Kamis!

20 Nama Bayi Kristiani Modern dan Penuh Berkat untuk Si Kecil yang Lahir di Hari Kamis!

Dua Kali Semangat! 20 Nama Bayi Kembar (L/P) Lahir Hari Selasa, Penuh Berkah & Arti!