Artikel Terbaru

Ciri-ciri dan pencegahan Campak pada anak

Sebagai seorang ibu muda, tidak ada yang lebih bikin hati deg-degan selain melihat anak tiba-tiba demam tinggi, rewel, lalu muncul ruam merah di tubuhnya. Pikiran langsung ke mana-mana, apalagi kalau ini pertama kalinya terjadi. Salah satu penyakit yang sering bikin orang tua panik adalah Campak. Tapi tenang ya, Bun… dengan mengenali ciri-cirinya sejak awal, kita bisa lebih sigap dalam menangani si kecil.  Ciri-Ciri Campak pada Anak Campak bukan sekadar ruam biasa. Penyakit ini biasanya muncul dengan beberapa tanda khas yang bisa kita perhatikan di rumah. Berikut ciri-cirinya: 1. Demam Tinggi Mendadak Biasanya, gejala pertama adalah demam tinggi, bisa mencapai 38–40°C. Anak jadi lemas, tidak aktif seperti biasanya, dan lebih sering minta digendong. 2. Batuk, Pilek, dan Mata Merah Anak terlihat seperti flu berat. Hidung berair, batuk terus-menerus, dan matanya tampak merah serta berair. Kadang anak juga jadi sensitif terhadap cahaya. 3. Muncul Bintik Putih di Mulut Beberapa hari seb...

Google

Apa sih yang harus dilakukan ketika anak jatuh terlentang? Orang tua wajib baca.!

Bunda, mommy dan semua orang tua.

Untuk artikel parenting dari NizardanNaura.com kali ini adalah mengenai kejadian anak yang terjatuh secara terlentang.

Kejadian anak jatuh adalah hal yang pasti saja terjadi pada setiap anak. Terlebih ketika akan dalam usia aktif, senang berlari kesana-kemari. Dan kejadian jatuh pun mempunyai banyak posisi, posisi tertelungkup, atuh posisi duduk atau bahkan posisi terlentang atau kepala belakang terbentur.

Apa sih yang harus dilakukan ketika anak jatuh terlentang? Orang tua wajib baca.!

Posisi jatuh paling bahaya menurut beberapa sumber adalah posisi jatuh terlentang, karena pada posisi ini ada tengkorak yang melindungi otak dari benturan. Jika benturan terlalu keras tentu kita harus khawatir juga terhadap kondisi didalam tengkorak tersebut.

Hal yang harus diwaspadai ketika anak jatuh kena kepala perhatikan..

-Apakah anak muntah setelah jatuh..
Biasanya ketika anak terjatuh ada kondisi muntah-muntah, ini sebagai respon tubuh ketika ada ketidaknormalan didlam tubuh, segera cek bagian tubuh anak, apakah ada yang memar parah, bengkak atau benjol. Jika lebih dari 3 kali muntah lebih baik segera dibawa ke dokter ya mommy.

-Apakah ada penurunan kesadaran setelah jatuh.
Setelah jatuh apakah anak pingsan ata terlihat kurang sadar, lupa. Ini harus segera dibawa ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

-Apakah anak terlihat bersikap tidak biasa misal jadi tidur terus.
Ini juga patut dicurigai loh mommy, setelah jatuh anak jadi pendiam, murung dan tidak bergairah atau tidur terus. Bisa jadi ada yang dirasakan oleh anak kita. Ada baiknya kita menanyakan kondisinya baik-baik tentang kondisinya. APakah ada hal yang sakit yang disembunyikan dari orang tua.

-Kontak mata tidak sinkron.
Dalam hal ini bisa saja setelah terjatuh anak kita tidak respoon penglihatan atau juling.

-Demam tinggi pasca jatuh
Kadang demam juga mengikuti kondisi anak ketika terjatuh. Biasanya karena ada cidera didalam yang membuat tubuh membuat respon untuk kondisi abnormal pada tubuh.

Tindakan lebih baiknya segerakan untuk periksa ke dokter. Ceritakan kondisi jatuh dan kondisi setelah jatuh. Apakah ada demam,kehilangan kesadaran, muntah atau lainnya. Hal ini agar mempermudah dokter dalam melakukan observasi terhadap anak kita.

Mudah-mudahan artikel pendek ini bermanfaat untuk kita semua sebagai orang tua ya. Silahkan share jika merasa artikel ini berguna untuk semuanya.

Terima kasih
=Nizar&Naura=

Comments

In feed

Popular posts from this blog

20 Nama Bayi Buddhis yang Damai dan Penuh Berkah untuk Si Kecil Lahir Hari Kamis!

20 Nama Bayi Kristiani Modern dan Penuh Berkat untuk Si Kecil yang Lahir di Hari Kamis!

Dua Kali Semangat! 20 Nama Bayi Kembar (L/P) Lahir Hari Selasa, Penuh Berkah & Arti!